Efa Nurzazila
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sintesis Teori Kognitif dan Behavioristik dalam Kurikulum Merdeka di Era Digital: Sebuah Kajian Teoretis-Kritis Efa Nurzazila; Nejmi Agniya Abdullah; Luthfia Amalia Mulyadi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74602

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sintesis teori pembelajaran kognitif dan behavioristik dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di era digital. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 18 sumber literatur yang terdiri atas artikel jurnal, buku, prosiding, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan pada rentang tahun 2016–2026. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis tematik terhadap konsep-konsep yang berkaitan dengan teori belajar, Kurikulum Merdeka, dan teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori kognitif dan behavioristik memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam pembelajaran. Teknologi digital berperan sebagai ruang konvergensi yang mengintegrasikan pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar dengan pembentukan disiplin serta keterlibatan belajar melalui mekanisme penguatan. Sintesis literatur menghasilkan model konseptual guided autonomy, yaitu pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk mengonstruksi pengetahuan secara mandiri dengan tetap memperoleh arahan, umpan balik, dan penguatan yang terstruktur melalui lingkungan pembelajaran digital. Model ini relevan sebagai landasan konseptual implementasi Kurikulum Merdeka di era digital.
Pancasila: Sistem Filsafat dan Kebudayaan Indonesia Efa Nurzazila; Salsabila Nurwahyu Lestari; Setya Apriliana; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14390

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang berperan sebagai system filsafat dan kebudayaan bangsa sekaligus pedoman moral dan pandangan hidup warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian Pancasila, landasan dan sumber filsafatnya, peranannya sebagai kebudayaan dan identitas bangsa, serta relevansinya dalam konteks zaman modern. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian berbasis literatur dengan pendekatan kualitatif melalui proses pengumpulan data dari literatur akademik, dokumen resmi, dan penelitian terdahulu, kemudian mengolahnya melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila memiliki landasan filosofis yang kokoh, bersumber dari nilai-nilai budaya dan pengalaman sejarah bangsa, tercermin dalam praktik gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial. Sebagai identitas bangsa, Pancasila membedakan Indonesia dari negara lain serta membentuk pandangan hidup yang memandu perilaku masyarakat. Diskusi menekankan relevansi Pancasila di era modern, di mana nilai-nilainya menjadi pedoman adaptif menghadapi globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial, sekaligus memperkuat integritas dan harmoni bangsa. Kesimpulannya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga berfungsi sebagai sistem filsafat dan kebudayaan yang dinamis, tetap relevan sebagai pedoman moral dan karakter kebangsaan untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.