Penelitian ini mengkaji adaptasi industri radio di era digital dalam merespons perubahan pola konsumsi media Generasi Z yang menyukai konten interaktif dan personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Program "Kabur Aja Dulu" di Radio EBS dalam membangun kedekatan dengan pendengar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik observasi serta wawancara mendalam bersama Program Director Radio EBS, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan program ini menerapkan tiga strategi utama: creative delivery melalui gaya komunikasi nonformal dan humor khas anak muda; sistem program everlasting untuk menjaga konsistensi identitas; serta penciptaan experience yang membangun keterikatan emosional audiens. Strategi tersebut diperkuat oleh kualitas sumber daya manusia yang adaptif, penerapan sistem reactive terhadap dinamika pendengar, serta konvergensi media melalui platform digital seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, situs web, dan aplikasi streaming. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Program "Kabur Aja Dulu" dalam mempertahankan eksistensinya ditentukan oleh integrasi strategi komunikasi yang relevan, konvergensi media yang optimal, dan pembangunan kedekatan emosional secara berkelanjutan dengan audiens muda.
Copyrights © 2026