Maharah istima’ merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran bahasa Arab yang berperan penting dalam memahami bahasa lisan. Namun, dalam praktiknya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami audio bahasa Arab autentik, terutama yang disampaikan oleh penutur asli dengan kecepatan bicara tinggi dan variasi aksen yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan maharah istima’ pada mahasiswa PBA UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester 2 angkatan 25, semester 4 angkatan 24, dan dosen pengampu maharah istima’. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan maharah istima’ dipengaruhi oleh faktor linguistik, afektif, dan eksternal. Faktor linguistik menjadi faktor yang paling dominan, terutama pada aspek kecepatan bicara, variasi aksen, dan keterbatasan kosakata. Faktor afektif ditandai oleh rasa gugup dan kurang percaya diri saat evaluasi, sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan rendahnya intensitas latihan mandiri serta terbatasnya paparan bahasa Arab lisan autentik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi proses pemahaman audio. Penelitian ini berkontribusi sebagai penguatan kajian teoretis mengenai faktor kesulitan maharah istima’ serta menjadi dasar evaluatif bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis audio autentik dan pembiasaan latihan menyimak secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026