Ahmad Iqbal Hs
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN MUTU MTsN KOTA BANDAR LAMPUNG Wahyuni, Yayuk Dwi; Absor, A. Taqiyudin; Hs, Ahmad Iqbal
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2020): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v11i2.7856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses pengimplementasian manajemen pendidikan pada fungsi (planning), pengorganisaisan (organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (controlling) dalam peningkatan mutu madrasah tsanawiyah negeri MTsN yang ada dikota Bandar Lampung. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif naratif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan), interview (wawancara), dokumentasi dan gabungan dari ketiganya. Proses pengimplementasian manajemen pendidikan dalam peningkatan mutu MTsN kota Bandar Lampung pada fungsi perencanaan (planing) ialah dengan membentuk panduan implementasi manajemen di madrasah berdasarkan standar nasional pendidikan. Pada fungsi pengorganisasian (organizing) dalam peningkatan mutu madrasah, MTsN Kota Bandar Lampung melibatkan seluruh stakeholder yang ada di madrasah dalam peningkatan mutu yang diwujudkan dalam keputusan bersama berupa bentuk surat keputusan (SK) dan hubungan kerjasama dunia usaha dan industri (agreement). Pada fungsi pelaksanaan (actuating) dalam peningkatan mutu madrasah, MTsN Kota Bandar Lampung menekankan kepada Peran kepemimpinan kepala MTsN dalam fokus peningkatan mutu madrasah untuk mencapai 8 standar nasional pendidikan. Untuk fungsi pengawasan (controlling), MTsN Kota Bandar Lampung melakukan kegiatan supervisi internal dan external.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Permainan Roda Putar Pada Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab Di Taman Kanak - Kanak Hs, Ahmad Iqbal; Suriningsih, Wuni Mei
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2021): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v4i2.11381

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) melakukan pengembangan permainan roda putar sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Arab, (2) mengetahui kelayakan permainan roda putar sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Arab serta (3) mengetahui respon peserta didik terhadap permainan roda putar sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE. Permainan roda putar dikembangkan dalam bentuk aplikasi android karena penggunaannya yang mudah. Hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan meliputi (1) media roda putar yang berbasis permainan dalam bentuk aplikasi android sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Arab, kelayakan media roda putar diperoleh berdasarkan penilaian ahli materi 83% dan ahli media 91,66% dengan kriteria “sangat layak”. Adapun hasil penilaian respon peserta didik terhadap uji coba pada skala kecil memperoleh persentase 87,04% dan uji coba skala besar memperoleh 82,81%,  respon pendidik 97%  dengan  kriteria “sangat menarik”. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media roda putar berbasis permainan dalam bentuk aplikasi android layak digunakan sebagai media pembelajaran kosakata bahasa Arab.
PENGGUNAAN PLATFORM TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA ARAB PADA SISWA KELAS VII F SMP IT BUSTANUL ULUM Hindun Aulia; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi; Ahmad Iqbal Hs
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1476

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa dapat disebabkan oleh penggunaan media dan metode pembelajaran yang kurang menarik serta cenderung monoton, sehingga siswa mudah merasa bosan dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kompetensi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Arab yang sering dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas VII F SMP IT Bustanul Ulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, rekaman video, dan penyebaran kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif untuk mengetahui peningkatan kompetensi bahasa Arab siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform TikTok sebagai media pembelajaran bahasa Arab membuat siswa lebih menikmati proses pembelajaran, tidak mudah merasa bosan, lebih mudah memahami kosa kata bahasa Arab, serta lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Penggunaan platform TikTok sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Arab siswa.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KESULITAN DALAM MAHARAH ISTIMA’ PADA MAHASISWA PBA UIN RADEN INTAN LAMPUNG Fitri Nuristia; Yeni Lailatul Wahidah; Ahmad Iqbal Hs
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1538

Abstract

Maharah istima’ merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran bahasa Arab yang berperan penting dalam memahami bahasa lisan. Namun, dalam praktiknya masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam memahami audio bahasa Arab autentik, terutama yang disampaikan oleh penutur asli dengan kecepatan bicara tinggi dan variasi aksen yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan maharah istima’ pada mahasiswa PBA UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester 2 angkatan 25, semester 4 angkatan 24, dan dosen pengampu maharah istima’. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan maharah istima’ dipengaruhi oleh faktor linguistik, afektif, dan eksternal. Faktor linguistik menjadi faktor yang paling dominan, terutama pada aspek kecepatan bicara, variasi aksen, dan keterbatasan kosakata. Faktor afektif ditandai oleh rasa gugup dan kurang percaya diri saat evaluasi, sedangkan faktor eksternal berkaitan dengan rendahnya intensitas latihan mandiri serta terbatasnya paparan bahasa Arab lisan autentik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi proses pemahaman audio. Penelitian ini berkontribusi sebagai penguatan kajian teoretis mengenai faktor kesulitan maharah istima’ serta menjadi dasar evaluatif bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis audio autentik dan pembiasaan latihan menyimak secara berkelanjutan.
PENERAPAN MEDIA VOICE RECORDER DALAM PENILAIAN MAHARAH KALAM PADA SISWA KELAS VII MTS AL-HIKMAH BANDAR LAMPUNG Muhammad Mutaqim; Ahmad Iqbal HS
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media voice recorder dalam penilaian tes lisan bahasa Arab dan menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan berbicara bahasa Arab (maharah al-kalam) siswa kelas VII di MTs Al-Hikmah Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII sebanyak 24 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes lisan (ikhtibār syafawi), wawancara, dan dokumentasi rekaman suara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan klasikal yang signifikan, dari Pra Siklus, meningkat  pada Siklus I, dan mencapai keberhasilan pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Penerapan media voice recorder terbukti mampu meningkatkan objektivitas penilaian, mengurangi kecemasan berbicara siswa (speaking anxiety), serta memberikan dokumentasi asesmen yang autentik dan dapat ditinjau ulang.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MAHARAH KALAM BAHASA ARAB SISWA KELAS VII MTS ULUL ALBAB BANJAR AGUNG Faiz Abdul Hakim; Ahmad Iqbal HS; Syarifudin Basyar; Ahmad Bukhari Muslim
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Contextual Learning dan menganalisis peningkatan kemampuan maharah kalam (keterampilan berbicara) Bahasa Arab pada tema البيت (Al-Baytu/Rumah) siswa kelas VII MTs Ulul Albab Banjar Agung. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan rendahnya kemampuan maharah kalam siswa, dengan nilai rata-rata pra-siklus hanya 66,46 dan ketuntasan klasikal 38,5%. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus: rata-rata nilai meningkat dari 66,46 (pra-siklus) menjadi 73,73 pada Siklus I (ketuntasan 69,2%), dan mencapai 80,73 pada Siklus II (ketuntasan 92,3%). Aktivitas guru meningkat dari rata-rata 2,53 (Cukup) menjadi 3,13 (Baik), dan aktivitas siswa dari 2,54 (Cukup) menjadi 3,38 (Baik). Dengan demikian, model Contextual Learning terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan maharah kalam Bahasa Arab siswa.
PENERAPAN STRATEGI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DALAM PENGAJARAN MUFRODAT BAHASA ARAB KELAS XI MAN 1 BANDAR LAMPUNG Riski Kusuma Dani; Ahmad Iqbal Hs; Dedy Irawan; Damanhuri Damanhuri; Fachrul Ghazi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1539

Abstract

Penguasaan mufrodat (kosakata) merupakan fondasi utama dalam pembelajaran bahasa Arab, namun praktik pengajaran di madrasah masih cenderung konvensional dan berbasis hafalan sehingga hasil belajar peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pengajaran mufrodat bahasa Arab serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan penguasaan kosakata peserta didik kelas XI MAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran (mixed method) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI dengan teknik pengumpulan data berupa tes (pre-test dan post-test), observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi CTL yang mencakup tujuh komponen konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik terbukti efektif meningkatkan penguasaan mufrodat peserta didik secara signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 70,00 (pre-test) menjadi 82,86 (siklus I) dan 87,50 (siklus II), dengan ketuntasan klasikal mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini mengimplikasikan bahwa strategi CTL layak diimplementasikan sebagai alternatif pembelajaran mufrodat yang inovatif dan kontekstual di tingkat Madrasah Aliyah.
Penggunaan Aplikasi Kahoot sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab di MtsN 1 Bandar Lampung Rizka Anggraini; Ahmad Iqbal Hs; Erni Zuliana; Puspita Wulandari
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v6i1.2751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas penggunaan aplikasi Kahoot sebagai alat evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar kosakata Bahasa Arab siswa kelas IX di MTsN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini berada dalam ruang lingkup kajian evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis teknologi digital. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tujuan untuk mengukur hasil belajar, observasi untuk mengetahui keaktifan dan partisipasi siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa Bahasa Arab secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 63,33% pada tahap pretest menjadi 84,38% pada siklus II, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain peningkatan hasil belajar, penggunaan Kahoot juga berdampak positif terhadap motivasi, keaktifan, dan partisipasi siswa dalam proses evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Kahoot efektif digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran bahasa Arab dan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan di era digital.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab DI MIN 6 Bandar Lampung Nafisah Nafisah; Ahmad Iqbal HS; Yeni Lailatul Wahidah; Wirandi Nabila Risky
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 6 No. 1 (2026): April : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v6i1.2798

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi berdasarkan observasi yang dilakukan di MIN 6 Bandar Lampung. Kualitas hasil belajar bahasa arab masih di bawah KKM, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan media interaktif berbasis augmented reality terhadap hasil belajar bahasa arab pada siswa kelas 3 di MIN 6 Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sebagai objek penelitian adalah siswa kelas 3 di MIN 6 Bandar Lampung. Prosedur penelitian berbentuk siklus mengacu pada empat komponen meliputi perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Adapun teknik pengumulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis augmented reality pada pelajaran bahasa arab dapat meningkatkan hasil belajar bahasa arab siswa, berdasarkan data rekapitulasi hasil tes siswa dari siklus 1 dan siklus 2 presentase KKM siswa meningkat mencapai 90% yang sebelumnya hanya 43,33%, dan dari 90% hanya 3 orang siswa yang belum mencapai nilai KKM yaitu 10% dari 30 siswa.