Penelitian ini bertujuan menganalisis diversifikasi sistem boarding school pada sekolah Islam di Kota Palopo melalui studi multi kasus pada SMP Muhammadiyah Boarding School Palopo dan SMPIT Insan Madani Kota Palopo. Fokus penelitian meliputi bentuk diversifikasi, faktor yang memengaruhi penerapan model boarding school, serta dampaknya terhadap perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, pengasuh asrama, dan peserta didik sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Muhammadiyah Boarding School Palopo menerapkan sistem full boarding melalui pembinaan peserta didik selama 24 jam dengan integrasi kurikulum nasional, kurikulum khas Muhammadiyah, program tahfiz, pembiasaan ibadah, dan penguatan karakter. SMPIT Insan Madani Kota Palopo menerapkan sistem full boarding dan semi boarding melalui integrasi kurikulum nasional, kurikulum Islam Terpadu, muwashafat, Profil Pelajar Pancasila, pembinaan Al-Qur’an, halaqah, mentoring, dan pembiasaan adab Islami. Faktor yang memengaruhi penerapan model boarding school meliputi visi dan misi lembaga, kebijakan sekolah, sumber daya manusia, manajemen asrama, sarana prasarana, dukungan orang tua, dan kebutuhan masyarakat. Diversifikasi sistem boarding school berdampak positif terhadap pembentukan karakter religius, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, perilaku sosial, dan perkembangan akademik peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diversifikasi sistem boarding school menjadi strategi pendidikan yang efektif apabila dikelola secara terstruktur, konsisten, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Copyrights © 2025