Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak di TK Islam Terpadu Az-Zauti yang tampak dari masih terbatasnya kemampuan siswa dalam menyebutkan benda, mengungkapkan pendapat, menyusun kalimat sederhana, serta mengekspresikan ide dan imajinasi. Media pembelajaran yang sebelumnya digunakan bersifat konvensional dan kurang mampu menstimulasi aktivitas berbahasa anak secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi media magic box sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui kegiatan pembelajaran yang lebih interaktif, konkret dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Sumber data terdiri dari guru kelas, siswa, serta dokumen pendukung pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terstruktur, wawancara mendalam, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan bahasa anak. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan kemampuan anak serta analisis kualitatif model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi magic box melalui kegiatan eksplorasi benda, bercerita spontan, pembelajaran kelompok kecil, dan tanya jawab interaktif secara signifikan meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak pada seluruh indikator dengan persentase ketuntasan yang meningkat secara tajam. Media ini terbukti efektif, menarik dan mampu menciptakan pembelajaran yang komunikatif serta bermakna bagi anak usia dini.
Copyrights © 2026