Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk melalui praktik kebersihan tangan. Pemanfaatan bahan alam sebagai hand sanitizer dapat menjadi alternatif yang aman, ekonomis, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat siswa dalam pembuatan hand sanitizer alami berbahan daun sirih (Piper betle L.) dan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) di SMA Kartika Banda Aceh. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 dengan melibatkan 40 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung pembuatan hand sanitizer, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner minat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat secara signifikan dari 4,16% sebelum kegiatan menjadi 95,84% setelah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 91,68%. Selain itu, minat siswa untuk membuat hand sanitizer secara mandiri meningkat dari 30% sebelum kegiatan menjadi 100% setelah kegiatan. Evaluasi kualitatif juga menunjukkan tingginya antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi dan praktik. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu praktik dan aroma khas daun sirih yang kurang disukai sebagian peserta, kegiatan tetap berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan serta keterampilan siswa dalam memanfaatkan bahan alam lokal sebagai produk sanitasi tangan yang mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026