Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya program literasi dalam meningkatkan kemampuan membaca dan hasil belajar siswa sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan observasi awal, masih terdapat siswa kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar yang kurang antusias dalam kegiatan membaca dan mengalami kesulitan memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program literasi selama 35 menit setiap hari Rabu terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Instrumen utama yang digunakan adalah tes hasil belajar Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji paired sample t-test dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 9,68, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 17,77. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari program literasi selama 35 menit setiap hari Rabu terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas II SD Negeri 16 Kesiman Denpasar. Program literasi yang dilaksanakan secara rutin terbukti membantu siswa meningkatkan pemahaman bacaan, kesiapan belajar, dan hasil belajar Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026