Pembelajaran matematika di sekolah dasar membutuhkan media konkret karena siswa kelas III masih memerlukan pengalaman belajar langsung untuk memahami konsep abstrak. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran kantong perkalian matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian di SD Candra Kasih Denpasar Utara. Penelitian menggunakan Research and Development dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Kelayakan produk dianalisis secara deskriptif kuantitatif, sedangkan efektivitas produk dianalisis melalui uji prasyarat dan uji t-sampel dependen satu pihak. Produk yang dikembangkan berupa media konkret berbentuk kantong perkalian yang membantu siswa merepresentasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui kartu angka, kantong, dan stik es krim. Hasil kelayakan menunjukkan bahwa media memperoleh skor 95% dari ahli materi, 93,75% dari ahli media, dan 100% dari uji coba siswa, seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Hasil efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 66,67 pada pretest menjadi 80,83 pada posttest. Uji hipotesis menghasilkan thitung = 11,198 dan ttabel = 1,713, sehingga thitung lebih besar daripada ttabel. Dengan demikian, media pembelajaran kantong perkalian matematika layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi perkalian.
Copyrights © 2026