Ni Nyoman Suastini
PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Video Pembelajaran Interaktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas V SD Negeri 5 Tonja Gs Putu Nisha Ardiyanti Puspita Dewi; Ni Nengah Selasih; Ni Nyoman Suastini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7239

Abstract

Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, motivasi belajar matematika siswa menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, motivasi belajar siswa masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, salah satunya melalui penerapan model Problem Based Learning berbasis video pembelajaran interaktif. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbasis video pembelajaran interaktif terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 5 Tonja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan dari penerapan model tersebut terhadap motivasi belajar matematika siswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experimental dan rancangan nonequivalent control group design. Metode pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 47,87 menjadi 79,74, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 48,85 menjadi 64,97. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar <0,001 <0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbasis video pembelajaran interaktif berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 5 Tonja.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V di SD N 4 Singakerta Gianyar Dewa Ayu Nika Anggarani; Ni Nengah Selasih; Ni Nyoman Suastini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di SD N 4 Singakerta Gianyar. Sebagaian siswa mengalami kesulitan memahami isi bacaan, kurang aktif berdiskusi, dan belum berani mengemukakan pendapat. Kondisi tersebut menyebabkan hasil belajar siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di SD N 4 Singakerta Gianyar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teori pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) yang dikembangkan oleh Frank Lyman dan rekan-rekannya di University of Maryland pada tahun 1981. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi experiment) melalui rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD N 4 Singakerta yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 59,71 dengan nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 30. Setelah diterapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS), nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 72,50 dengan nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 40. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga ditolak dan diterima. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di SD N 4 Singakerta Gianyar.
Integrasi Nilai Nilai Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Mencegah Perundungan pada Murid Kelas VI di SDN 6 Penatih Denpasar Ni Made Diah Novitasari; I Made Arsa Wiguna; Ni Nyoman Suastini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7284

Abstract

Perundungan di lingkungan Sekolah Dasar merupakan salah satu manifestasi degradasi karakter yang menunjukkan belum optimalnya internalisasi nilai nilai moral dalam diri murid. Fenomena ini mendorong perlunya kajian mendalam mengenai peran pembelajaran dalam membentuk karakter yang mampu mencegah perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi aktual hubungan antar murid, bentuk integrasi nilai nilai karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta implikasinya terhadap pencegahan perundungan pada murid kelas VI di SDN 6 Penatih Denpasar. Kajian ini berlandaskan pada teori perkembangan moral dan teori konstruktivisme dengan didukung konsep integrasi nilai karakter, pembelajaran Pendidikan Pancasila dan perundungan sebagai kerangka konseptual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga jenis teknik yakni observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial murid kelas VI secara umum telah berlangsung dengan baik, meskipun masih ditemukan perilaku yang mengarah pada perundungan verbal. Integrasi nilai nilai karakter seperti toleransi, empati, tanggung jawab dan kerja sama dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila yang berorientasi pada penguatan nilai karakter berkontribusi penting dalam memperbaiki hubungan sosial, menurunkan insiden perundungan serta meningkatkan kesadaran moral murid.
Pengembangan Media Pembelajaran Kantong Perkalian Matematika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III di SD Candra Kasih Denpasar Utara I Gusti Ayu Putu Listyadewi; I Nyoman Subagia; Ni Nyoman Suastini
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8533

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar membutuhkan media konkret karena siswa kelas III masih memerlukan pengalaman belajar langsung untuk memahami konsep abstrak. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran kantong perkalian matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian di SD Candra Kasih Denpasar Utara. Penelitian menggunakan Research and Development dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Kelayakan produk dianalisis secara deskriptif kuantitatif, sedangkan efektivitas produk dianalisis melalui uji prasyarat dan uji t-sampel dependen satu pihak. Produk yang dikembangkan berupa media konkret berbentuk kantong perkalian yang membantu siswa merepresentasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui kartu angka, kantong, dan stik es krim. Hasil kelayakan menunjukkan bahwa media memperoleh skor 95% dari ahli materi, 93,75% dari ahli media, dan 100% dari uji coba siswa, seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Hasil efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 66,67 pada pretest menjadi 80,83 pada posttest. Uji hipotesis menghasilkan thitung = 11,198 dan ttabel = 1,713, sehingga thitung lebih besar daripada ttabel. Dengan demikian, media pembelajaran kantong perkalian matematika layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada materi perkalian.