Spiritualitas kerja ensiklik Laborem Exercens memberi pemaknaan terhadap setiap pekerjaan manusia. Kerja tidak dilihat hanya sebagai sarana untuk memperoleh pendapatan demi mempertahankan hidup, tetapi merupakan bentuk dari usaha manusia untuk mewujudkan dirinya sebagai citra Allah. Meskipun demikian, di tengah perkembangan dunia dengan berbagai tuntutan dalam kehidupan sosial, manusia melihat kerja hanya sebatas sarana untuk memperoleh pendapatan demi keberlangsungan hidup. Dalam konteks karyawan di Seminari Tinggit. Paulus Ledalero persoalan seperti ini persis terjadi. Menanggapi hal ini, spiritualitas kerja menurut ensiklik Laborem Exercens dapat menjadi inspirasi bagi manusia untuk memaknai setiap pekerjaan itu sebagai perwujudan diri sebagai citra Allah dan bentuk partisipasi dalam karya Allah. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan spiritualitas kerja ensiklik Laborem Exercens dalam kinerja karyawan Ledalero. Lalu implikasinya terhadap karya pastoral. Pendekatan yang digunakan oleh penulis adalah metode wawancara mendalam terhadap tujuh narasumber yang berbeda. Kerja yang dimaknai sebagai perwujudan diri sebagai citra Allah dan partisipasi dalam karya Allah berimplikasi terhadap karya pastoral.
Copyrights © 2026