Perusahaan pertambangan batu bara berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun kinerja keuangannya masih menghadapi tekanan akibat perubahan kondisi industri. Dalam kondisi tersebut, faktor internal perusahaan menjadi penting untuk dikaji karena dapat mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kinerja keuangannya dalam menghadapi dinamika industri dan fluktuasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 20 perusahaan dengan total 60 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Nilai R Square menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 14% variasi kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengawasan dan penyelarasan kepentingan melalui struktur kepemilikan lebih berperan dalam mendorong kinerja keuangan perusahaan pertambangan batu bara dibandingkan dengan besarnya aset perusahaan.
Copyrights © 2026