Memberikan Perkembangan era digital telah membawa perubahan mendasar terhadap paradigma kepemimpinan, terutama dengan munculnya Generasi Z sebagai kelompok pemimpin baru yang memiliki karakter adaptif, inovatif, dan dekat dengan teknologi. Namun, kemampuan digital dan kecepatan adaptasi yang dimiliki Generasi Z juga menghadirkan tantangan dalam proses pengambilan keputusan, khususnya terkait bagaimana keputusan kepemimpinan tetap berlandaskan nilai moral, integritas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika kepemimpinan Generasi Z dalam pengambilan keputusan melalui perspektif Ethical Leadership yang dikembangkan oleh Michael E. Brown dan Linda K. Treviño. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui kajian terhadap literatur akademik mengenai kepemimpinan Generasi Z, kepemimpinan digital, etika kepemimpinan, serta pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Generasi Z tidak dapat hanya dibangun melalui kecakapan teknologi dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, tetapi membutuhkan fondasi etis yang mampu mengarahkan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Perspektif Ethical Leadership memberikan kerangka analisis melalui dua dimensi utama, yaitu pemimpin sebagai pribadi bermoral (moral person) dan pemimpin sebagai pengelola moral (moral manager), yang relevan dalam membentuk pola keputusan kepemimpinan yang berintegritas. Penelitian ini menegaskan bahwa masa depan kepemimpinan Generasi Z membutuhkan keseimbangan antara inovasi digital, keteladanan moral, dan tanggung jawab sosial agar mampu menjawab kompleksitas kepemimpinan kontemporer.
Copyrights © 2026