Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perumusan tata tertib, menggambarkan pelaksanaan sosialisasi tata tertib, dan mengidentifikasi proses evaluasi tata tertib sebagai upaya pendisiplinan siswa di SMA Negeri 10 Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata tertib disusun berdasarkan visi dan misi sekolah yang memuat ketentuan mengenai atribut sekolah, seragam, dan kerapian rambut siswa. Tata tertib kemudian disosialisasikan melalui kegiatan MPLS, upacara bendera, penyampaian guru di dalam kelas, serta media visual berupa poster tata tertib yang ditempel. Evaluasi tata tertib dilaksanakan melalui pengawasan dan pembinaan secara terstruktur. Melalui proses tersebut, penerapan tata tertib dinilai cukup efektif dalam mendukung kedisiplinan siswa meskipun masih ditemukan beberapa pelanggaran yang memerlukan tindak lanjut. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan tata tertib yang dilakukan secara terstruktur dapat mendukung peningkatan kedisiplinan siswa.
Copyrights © 2026