Rendahnya literasi digital orang tua dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pendukung pembelajaran matematika anak menjadi persoalan mendasar di komunitas madrasah wilayah pedesaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan 48 orang tua/wali murid MI Nurul Hidayah, Kabupaten Bojonegoro dalam memanfaatkan AI untuk mendampingi belajar matematika anak sekaligus membangun literasi digital keluarga. Program dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif yang memadukan ceramah interaktif, demonstrasi, dan hands-on practice menggunakan smartphone peserta, mencakup penggunaan ChatGPT, Photomath, LogicLike, dan edukasi literasi digital keluarga. Efektivitas diukur melalui pretest-posttest dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 sebanyak 12 butir yang mencakup tiga variabel: pemahaman AI, pendampingan belajar matematika, dan penggunaan gadget secara bijak; dianalisis menggunakan statistik deskriptif komparatif dan Normalized Gain Score (N-Gain). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 33,56 (55,9%) menjadi 52,67 (87,8%) dengan N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi), serta pergeseran distribusi peserta dari 66,7% kategori rendah menjadi 93,8% kategori tinggi pascaintervensi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif mengubah literasi digital orang tua dari pasif menjadi aktif dan aplikatif, serta memperkuat peran keluarga sebagai ekosistem belajar matematika yang produktif di era digital.
Copyrights © 2026