Home industri tahu di Kecamatan Pandaan memiliki potensi yang besar dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun masih menghadapi kendala dalam aspek branding produk dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam membangun identitas merek serta mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan, pendampingan branding, serta praktik pengelolaan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya branding, perbaikan desain kemasan dan logo produk, serta peningkatan kemampuan dalam membuat dan mengelola konten promosi digital. Selain itu, media sosial mulai dimanfaatkan secara lebih terstruktur sebagai sarana komunikasi dan pemasaran produk. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan citra produk dan peningkatan peluang pemasaran yang mendukung keberlanjutan usaha home industri tahu di Pandaan.
Copyrights © 2026