Sebagai salah satu warisan budaya, permainan tradisional Minangkabau juga memuat nilai-nilai pendidikan, sosial, dan kearifan lokal. Sayangnya, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup masyarakat, permainan tradisional kini semakin terpinggirkan dari jajaran kehidupan masyarakat. Banyak kalah bersaing dengan permainan modern, seperti game digital, permainan tradisional akan mulai terlupakan dan hilang dimakan perubahan zaman. Untuk itu, Penciptaan karya seni ini dilakukan sebgai media pelestarian budaya dengan memvisualisasikan permainan tradisional Minangkabau dalam bentuk ilustrasi. Metode penciptaan karya seni yang digunakan adalah metode penciptaan karya seni yang meliputi tipe karya seni, jenissenyawa, judul karya seni, dan konsep karya seni. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan studi pustaka perihal permainan tradisional dan seni ilustrasi. Sepuluh karya ilustrasi tersebut adalah Bola Simbang Hitam Putih, Galah, Tinjak-Tinjak Bambu, Sikoci, Tali, Patok Lele, Congklak, Mancik-Mancik, Sepak Tekong dan Gasiang. Setiap ilustrasi tersebut di desain komunikatif dan menarik agar dapat dimengerti oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, karya seni visual tersebut diharapkan dapat menjadi media edukatif dan pelestarian budaya tradisional Minangkabau melalui pendekatan visual yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Copyrights © 2026