Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai budaya dalam pengembangan kepribadian mahasiswa Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai calon guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian merupakan mahasiswa yang telah mengikuti Pengenalan Lingkungan Persekolahan I, Pembelajaran Mikro, dan Pengenalan Lingkungan Persekolahan II Holistik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya yang dominan meliputi disiplin, tanggung jawab, etika komunikasi, dan profesionalisme. Proses internalisasi berlangsung melalui interaksi dengan dosen, teman sebaya, serta pengalaman praktik pendidikan. Nilai-nilai tersebut berkontribusi dalam pembentukan konsep diri dan pengembangan kepribadian mahasiswa sebagai calon guru yang profesional.
Copyrights © 2026