Asupan gizi seimbang merupakan aspek penting yang dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan performa akademik. Tujuan pembuatan artikel ini yaitu ingin melihat sejauh mana kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), mampu mendorong peningkatan kecakapan berbahasa, khususnya pada kemampuan berbicara dan menulis terhadap anak sekolah dasar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data diperoleh melalui berbagai artikel ilmiah dan jurnal. Berdasarkan hasil analisis literatur, jika kebutuhan gizi makro dan mikro terpenuhi, maka anak dapat mengoptimalkan konsentrasi, daya ingat, serta kinerja otak. Efek positif pada aspek kognitif ini mempermudah anak dalam merangkai ide saat menulis dan memperlancar artikulasi pada saat berbicara. Dapat ditarik kesimpulan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sekedar menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memajukan kemampuan literasi generasi muda.
Copyrights © 2026