Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, penggunaan metode ceramah yang monoton, serta kurangnya variasi model dan media pembelajaran yang dapat mendorong keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar IPAS dengan materi Keanekaragaman Sosial dan Ekonomi di Indonesia pada siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperiment menggunakan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik dengan jumlah 48 siswa. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas eksperimen (26 siswa) yang menerapkan model pembelajaran, dan kelas IV-B sebagai kelas kontrol (22 siswa) yang menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Probability Sampling. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda sebanyak 30 butir yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya bedanya. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene's Test), dan uji hipotesis (Independent Samples T-Test) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 58,73 meningkat menjadi 84,35 pada post-test, sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai pre-test sebesar 49,27 meningkat menjadi 70,59 pada post-test. Uji normalitas dengan metode Shapiro-Wilk menunjukkan seluruh data berdistribusi normal (sig. > 0,05), dan uji homogenitas menunjukkan varians kedua kelompok homogen (sig. = 0,804 > 0,05). Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test diperoleh nilai t-hitung sebesar 4,565 lebih besar dari t-tabel 2,013, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPTD. SD Negeri 157014 Aek Horsik.
Copyrights © 2026