Penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar memerlukan strategi pembelajaran yang mampu mendorong peserta didik belajar secara aktif, bermakna, dan sesuai dengan konteks kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan kurikulum merdeka yang dipadukan dengan kearifan lokal melalui pendekatan pembelajaran mendalam di sekolah dasar, sekaligus mengidentifikasi hambatan serta upaya yang dilakukan guru dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah mengintegrasikan penggunaan teknologi, kegiatan berbasis proyek, program kokurikuler, dan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya kemampuan membaca dan berhitung pada sebagian peserta didik. Untuk mengatasi kondisi tersebut, sekolah melaksanakan kegiatan literasi dan numerasi secara rutin. Secara keseluruhan, penerapan kurikulum merdeka melalui pendekatan pembelajaran mendalam memberikan dampak positif terhadap partisipasi, kreativitas, dan pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran.
Copyrights © 2026