Penelitian ini mendeskripsikan representasi unsur kebudayaan masyarakat Brebes Selatan dalam antologi cerita rakyat Galuh Purba karya Dimas Indiana Senja. Sebagai wilayah peralihan budaya Jawa dan Sunda, Brebes Selatan memiliki karakteristik unik yang tercermin dalam narasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra, penelitian ini membedah data melalui tujuh unsur kebudayaan Koentjaraningrat. Hasil penelitian menunjukkan representasi komprehensif pada ketujuh unsur tersebut: bahasa (bilingualisme dan toponimi); pengetahuan (alam dan pengobatan); peralatan (pakaian dan alat rumah tangga); mata pencaharian (agraris, wisata, hingga industri); kemasyarakatan (kepemimpinan dan gotong royong); kesenian (ebeg dan situs candi); serta religi (makhluk gaib dan tradisi sakral). Temuan ini menegaskan bahwa antologi Galuh Purba berfungsi efektif sebagai representasi identitas budaya dan pola kehidupan sosial masyarakat Brebes Selatan yang menghubungkan manusia, lingkungan, serta tradisi secara harmonis.
Copyrights © 2026