Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Corruption Perceptions Index (CPI) dan inflasi terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), dan Transparency International. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI di Indonesia mengalami peningkatan signifikan terutama sejak tahun 2022. Fluktuasi CPI menunjukkan perubahan tingkat persepsi korupsi, namun penurunan skor CPI tidak selalu diikuti penurunan FDI. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti kebijakan hilirisasi, pembangunan infrastruktur, dan potensi pasar domestik turut memengaruhi keputusan investor asing. Sementara itu, inflasi yang relatif stabil dan terkendali mampu mendukung iklim investasi yang kondusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan antara CPI, inflasi, dan FDI bersifat kompleks sehingga diperlukan upaya menjaga stabilitas ekonomi serta memperkuat tata kelola pemerintahan untuk meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia.
Copyrights © 2026