Budaya organisasi yang lemah kerap menjadi akar persoalan kinerja pegawai di instansi pemerintah, tidak terkecuali pada institusi pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai di Politeknik Transportasi SDP Palembang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 45 responden yang ditetapkan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin, kemudian dianalisis dengan uji reliabilitas, statistik deskriptif, dan regresi linear sederhana berbantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 4,07 dan kinerja pegawai pada kategori tinggi dengan rata-rata 4,00. Uji regresi memperoleh persamaan Y = 1,683 + 0,502X dengan nilai t sebesar 8,410 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,622 membuktikan budaya organisasi mampu menjelaskan 62,2% perubahan kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor di luar model. Temuan ini menegaskan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Penguatan nilai dan norma kerja yang konsisten perlu menjadi prioritas manajemen dalam mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026