Studi ini menganalisis kesalahan kapitalisasi dan singkatan dalam penulisan bahasa Inggris akademik mahasiswa. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi jenis kesalahan, memeriksa frekuensinya, dan mengeksplorasi pengaruh kebiasaan komunikasi digital. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang didukung oleh analisis kuantitatif. Data dikumpulkan dari esai mahasiswa dan dianalisis menggunakan kerangka analisis kesalahan Gass dan Selinker. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memahami aturan tanda baca dasar tetapi tetap tidak konsisten dalam konteks yang lebih kompleks. Mengenai penggunaan singkatan, mahasiswa menunjukkan kompetensi parsial tetapi sering menggunakan bentuk informal dan tidak standar. Studi ini juga menunjukkan bahwa kebiasaan komunikasi digital memengaruhi produksi tulisan mahasiswa. Kesimpulannya, hasil penelitian menyoroti perlunya pengajaran yang lebih terfokus pada aturan penulisan dan kesadaran yang lebih besar tentang konvensi akademik.
Copyrights © 2026