Kecemasan akademik merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami siswa akibat tuntutan akademik, seperti tugas, ujian, dan persiapan melanjutkan pendidikan. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, emosi, serta pencapaian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kecemasan akademik yang dialami siswi sekolah menengah atas, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menganalisis penerapan konseling individu berbasis nilai-nilai Islam dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian adalah seorang siswi kelas XI-F1D MAN 2 Model Medan yang mengalami kecemasan akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami kecemasan akademik berupa kekhawatiran berlebihan terhadap tugas dan ujian, ketakutan memperoleh hasil yang tidak sesuai harapan, kesulitan berkonsentrasi, serta tekanan emosional. Faktor penyebab kecemasan meliputi tingginya beban tugas, kecenderungan overthinking, standar akademik yang tinggi, dan kekhawatiran menghadapi SNBP serta TKA. Penerapan konseling individu berbasis nilai-nilai Islam melalui refleksi, reframing, penguatan spiritual, dan penyusunan action plan membantu partisipan memperoleh ketenangan, meningkatkan pemahaman diri, serta membangun cara pandang yang lebih positif. Dengan demikian, konseling individu berbasis nilai-nilai Islam efektif membantu siswa mengelola kecemasan akademik secara lebih adaptif.
Copyrights © 2026