Ramadan Lubis
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksplorasi Problematika Akademik Siswa dalam Memahami Materi Pembelajaran: Studi Kasus pada Siswa SMA Dhini Aulia; Dinda Azalia Simangunsong; Faliza Layla Salsavira; Milda Wahyu Arista; Ramadan Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi problematika akademik yang dialami siswa dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian adalah seorang siswi kelas XII SMA yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami beberapa problematika akademik, yaitu kesulitan memahami materi yang mengandung banyak rumus dan penjelasan panjang, tekanan akademik terhadap pencapaian nilai, rendahnya rasa percaya diri, serta rasa malu untuk bertanya ketika tidak memahami materi pembelajaran. Problematika tersebut memengaruhi kondisi akademik, emosional, dan psikologis partisipan. Untuk mengatasinya, partisipan melakukan berbagai upaya seperti mengikuti bimbingan belajar, belajar mandiri, berdiskusi dengan teman, serta mendekatkan diri kepada Allah melalui doa, ikhtiar, dan tawakal. Selain itu, dukungan emosional, motivasi, dan penguatan spiritual selama proses wawancara membantu partisipan menghadapi problematika akademik secara lebih positif. Penelitian ini menunjukkan bahwa problematika akademik dipengaruhi oleh faktor kognitif, emosional, sosial, dan spiritual sehingga diperlukan dukungan dari guru, keluarga, dan lingkungan belajar yang positif.
Analisis Kesulitan Belajar dan Solusi Melalui Konseling Individu Islam Pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Assyifa Padiska; Elwan Ridhonta Sinulingga; Nicky Aulia; Vivi Nurul Ilmi; Ramadan Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan belajar siswa kelas II sekolah dasar serta menganalisis peran konseling individu Islam sebagai solusi dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam pengalaman dan kondisi psikologis siswa dalam proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada aspek akademik, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, serta hambatan dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. Selain itu, faktor psikologis seperti rasa takut untuk bertanya dan kurangnya kepercayaan diri turut memengaruhi proses belajar siswa. Temuan juga menunjukkan bahwa siswa membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar, baik dari guru, teman, maupun keluarga. Berdasarkan analisis teoretis, kesulitan belajar dipengaruhi oleh ketidaksesuaian metode pembelajaran dengan tahap perkembangan kognitif serta kurangnya interaksi sosial yang mendukung. Oleh karena itu, konseling individu Islam menjadi solusi yang relevan karena mampu memberikan bantuan secara personal, empatik, dan bertahap sesuai kebutuhan siswa. Dengan demikian, penerapan konseling individu Islam diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan belajar serta mendukung perkembangan siswa secara optimal.
Konseling Individu Berbasis Nilai Islam dalam Mengatasi Kecemasan Akademik Siswi SMA Dea Riska Ananda; Karlina Harahap; Salwa Khumairoh Hasyim; Ramadan Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40691

Abstract

Kecemasan akademik merupakan permasalahan psikologis yang sering dialami siswa akibat tuntutan akademik, seperti tugas, ujian, dan persiapan melanjutkan pendidikan. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, emosi, serta pencapaian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kecemasan akademik yang dialami siswi sekolah menengah atas, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menganalisis penerapan konseling individu berbasis nilai-nilai Islam dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian adalah seorang siswi kelas XI-F1D MAN 2 Model Medan yang mengalami kecemasan akademik. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami kecemasan akademik berupa kekhawatiran berlebihan terhadap tugas dan ujian, ketakutan memperoleh hasil yang tidak sesuai harapan, kesulitan berkonsentrasi, serta tekanan emosional. Faktor penyebab kecemasan meliputi tingginya beban tugas, kecenderungan overthinking, standar akademik yang tinggi, dan kekhawatiran menghadapi SNBP serta TKA. Penerapan konseling individu berbasis nilai-nilai Islam melalui refleksi, reframing, penguatan spiritual, dan penyusunan action plan membantu partisipan memperoleh ketenangan, meningkatkan pemahaman diri, serta membangun cara pandang yang lebih positif. Dengan demikian, konseling individu berbasis nilai-nilai Islam efektif membantu siswa mengelola kecemasan akademik secara lebih adaptif.