Kemampuan menyimak merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini. Kemampuan ini berperan sebagai dasar bagi perkembangan keterampilan berbahasa lainnya, seperti berbicara, membaca, dan menulis. Namun, masih banyak anak yang mengalami kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan secara lisan karena kurangnya stimulasi yang tepat. Salah satu kegiatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak adalah kegiatan mendongeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan mendongeng terhadap kemampuan menyimak anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan mendongeng memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan menyimak anak usia dini. Melalui kegiatan mendongeng, anak lebih fokus dalam mendengarkan, mampu memahami isi cerita, mengingat informasi yang diperoleh, serta mengembangkan kosakata dan daya imajinasi. Selain itu, kegiatan mendongeng yang dilakukan secara menarik dan interaktif dapat meningkatkan minat anak dalam mengikuti proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan mendongeng dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan menyimak anak usia dini.
Copyrights © 2026