Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksivitas dan ketergantungan emosional dalam hubungan berpacaran di era digital pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Era digital telah mengubah pola interaksi dalam hubungan romantis melalui penggunaan media sosial dan aplikasi komunikasi yang memungkinkan intensitas komunikasi semakin tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan ketergantungan emosional yang memengaruhi cara individu memaknai hubungan yang dijalani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif teori refleksivitas Anthony Giddens. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang sedang atau pernah menjalani hubungan berpacaran di era digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksivitas mahasiswa terlihat dalam kemampuan mengevaluasi hubungan, mempertimbangkan dampak penggunaan media digital terhadap hubungan, serta mengambil keputusan terkait keberlanjutan hubungan. Sementara itu, ketergantungan emosional ditunjukkan melalui kebutuhan akan komunikasi intensif, validasi emosional, dan rasa cemas ketika komunikasi terganggu. Media sosial berperan sebagai ruang yang memperkuat sekaligus menantang kualitas hubungan romantis mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa refleksivitas menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa mengelola ketergantungan emosional secara lebih sehat.
Copyrights © 2026