Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran yang besar dalam kehidupan mahasiswa, baik sebagai sarana komunikasi, hiburan, pencarian informasi, maupun pendukung kegiatan akademik. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi menyebabkan mahasiswa lebih mudah terpapar berbagai budaya global, seperti gaya hidup modern, tren pergaulan, pola komunikasi, dan budaya populer dari luar negeri. Pengaruh tersebut turut menyebabkan perubahan pada beberapa aspek budaya, seperti tata krama, penggunaan bahasa, cara berpakaian, dan interaksi sosial di lingkungan masyarakat. Meskipun demikian, sebagian nilai budaya lokal Aceh masih tetap dipertahankan, seperti penggunaan bahasa Aceh, tradisi peusijuk, dan penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan media sosial secara bijaksana agar budaya lokal tetap terpelihara di tengah arus globalisasi digital yang terus berkembang
Copyrights © 2026