Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Menjadi People pleaser Pada Individu Dengan Karakter Agreeableness Tinggi Denada Yuliza; Sri Nurhayati Selian
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i3.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman menjadi people pleaser pada individu dengan karakter agreeableness tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Subjek penelitian berjumlah tiga responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria memiliki tingkat agreeableness tinggi dan kecenderungan perilaku people pleasing. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dengan agreeableness tinggi memiliki kecenderungan kuat untuk membantu dan menyenangkan orang lain sebagai bentuk empati dan upaya menjaga hubungan sosial. Namun, mereka juga mengalami kesulitan dalam mengatakan “tidak”, yang dipengaruhi oleh rasa tidak enak, takut mengecewakan orang lain, serta keinginan menghindari konflik. Faktor yang memengaruhi perilaku tersebut meliputi faktor internal seperti kepribadian dan empati, serta faktor eksternal seperti lingkungan sosial. Perilaku people pleaser memberikan dampak positif berupa hubungan sosial yang harmonis, namun juga berdampak negatif seperti kelelahan emosional, stres, dan burnout. Meskipun demikian, partisipan menunjukkan upaya untuk mengelola perilaku tersebut dengan menetapkan batasan diri dan menyeimbangkan kebutuhan pribadi dengan orang lain. Kesimpulannya, karakter agreeableness yang tinggi berperan dalam munculnya perilaku people pleaser, sehingga diperlukan kemampuan asertivitas dan self-boundaries agar individu dapat menjaga kesejahteraan diri tanpa mengabaikan hubungan sosial.
Indonesia dari Budaya Lokal ke Budaya Global: Peran Media Sosial dalam Perubahan Nilai Budaya Mahasiswa di Banda Aceh Denada Yuliza; Salmiati Salmiati; Marsya Nadifa; Yovan Bharagita Pratama; Syahru Ramadhan; Imam Abdillah Luqman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40904

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran yang besar dalam kehidupan mahasiswa, baik sebagai sarana komunikasi, hiburan, pencarian informasi, maupun pendukung kegiatan akademik. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi menyebabkan mahasiswa lebih mudah terpapar berbagai budaya global, seperti gaya hidup modern, tren pergaulan, pola komunikasi, dan budaya populer dari luar negeri. Pengaruh tersebut turut menyebabkan perubahan pada beberapa aspek budaya, seperti tata krama, penggunaan bahasa, cara berpakaian, dan interaksi sosial di lingkungan masyarakat. Meskipun demikian, sebagian nilai budaya lokal Aceh masih tetap dipertahankan, seperti penggunaan bahasa Aceh, tradisi peusijuk, dan penerapan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pemanfaatan media sosial secara bijaksana agar budaya lokal tetap terpelihara di tengah arus globalisasi digital yang terus berkembang