Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid kelas VII B UPT SMP Negeri 2 Tuban melalui penerapan metode pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis murid pada pra-siklus, yaitu hanya 36,4% murid yang memenuhi indikator berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 murid. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, rubrik penilaian, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dari 64,3% pada siklus I menjadi 89,3% pada siklus II. Dengan demikian, metode studi kasus efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid.
Copyrights © 2026