Keamanan pangan merupakan aspek krusial dalam industri inflight catering. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alur produksi makanan pada perusahaan katering pesawat melalui identifikasi Critical Control Point (CCP). Metode yang digunakan adalah kajian literatur naratif (narrative review) terhadap beberapa studi penerapan HACCP pada perusahaan inflight catering di Indonesia berdasarkan sintesis temuan dari penelitian-penelitian terdahulu. Hasil menunjukkan terdapat lima Titik Kendali Kritis (CCP) utama yang meliputi penerimaan bahan baku (CCP 1); penyimpanan (CCP 2), yang mencakup penyimpanan bahan mentah dingin dan beku (raw chilled, raw frozen), penyimpanan produk siap saji dingin dan beku (chilled RTE food, frozen RTE food), serta titik penyimpanan sementara di antara tahap pemasakan, blast chilling, dan pemorsian; proses pemasakan (CCP 3); pendinginan cepat/blast chilling (CCP 4); serta pemorsian dan penataan nampan yang terdiri atas dua sub-tahap, yaitu dishing/portioning dan meal tray set up (CCP 5). Kesimpulan dari studi ini menekankan bahwa pengawasan ketat pada setiap titik kendali kritis, termasuk pada seluruh percabangan dan titik penyimpanan sementara di antaranya, sangat menentukan kualitas dan keamanan hidangan yang disajikan bagi penumpang maskapai penerbangan.
Copyrights © 2026