Penerapan ekonomi kesehatan menjadi aspek penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efisien dan berbasis bukti di sektor kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ekonomi kesehatan dalam pengambilan keputusan di Indonesia serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan efisiensi, keadilan, dan kualitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan data sekunder dari lebih dari jurnal ilmiah dalam 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan ekonomi kesehatan di Indonesia telah berkembang pesat, ditandai dengan meningkatnya penggunaan metode evaluasi ekonomi seperti Cost Effectiveness Analysis (CEA) dan Cost Utility Analysis (CUA), serta implementasi Health Technology Assessment (HTA) dalam kebijakan kesehatan. Selain itu, ekonomi kesehatan juga diterapkan dalam berbagai aspek lain seperti pembiayaan kesehatan, efisiensi layanan, analisis permintaan, dan evaluasi kebijakan publik. Penerapan tersebut terbukti memberikan dampak positif berupa penurunan pengeluaran out-of-pocket (OOP), peningkatan akses layanan kesehatan, serta efisiensi alokasi sumber daya. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa ketimpangan akses layanan kesehatan antar wilayah, keterbatasan fasilitas di daerah terpencil, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, penguatan implementasi ekonomi kesehatan secara komprehensif diperlukan untuk mendukung sistem kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia.
Copyrights © 2026