Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh overload aktivitas kampus terhadap tingkat stres mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif semester 4–6. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket atau kuesioner dengan skala Likert yang kemudian dianalisis menggunakan uji linearitas dan regresi linear sederhana melalui IBM SPSS Statistics. Variabel penelitian terdiri dari overload aktivitas kampus sebagai variabel bebas dan tingkat stres mahasiswa sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overload aktivitas kampus berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat stres mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 4,629. Koefisien regresi sebesar 0,844 menunjukkan bahwa semakin tinggi kepadatan aktivitas kampus, maka semakin tinggi pula tingkat stres mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,318 menunjukkan bahwa overload aktivitas kampus memberikan kontribusi pengaruh sebesar 31,8% terhadap tingkat stres mahasiswa. Gejala stres yang dialami mahasiswa meliputi kecemasan, kesulitan berkonsentrasi, kelelahan fisik, gangguan tidur, dan menurunnya motivasi belajar. Oleh karena itu, kemampuan manajemen waktu dan pengaturan prioritas kegiatan menjadi penting untuk membantu mahasiswa menjaga keseimbangan aktivitas akademik dan non-akademik.
Copyrights © 2026