Permasalahan sampah plastik di wilayah pesisir merupakan isu lingkungan yang semakin meningkat akibat rendahnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan sistem pengelolaan sampah. Di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, penumpukan sampah terjadi akibat keterlambatan pengangkutan dan tidak tersedianya tempat penampungan yang memadai, sehingga sebagian sampah mencemari wilayah rawa dan pesisir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan sampah plastik berbasis ecobrick pada siswa sebagai sasaran utama. Metode yang digunakan meliputi survei awal, sosialisasi lingkungan, demonstrasi alat pencacah sampah plastik, pembuatan ecobrick, serta praktik pembuatan kerajinan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah plastik, ditandai dengan terbentuknya ecobrick, produk kerajinan berupa pot bunga, serta kelompok sadar lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong pengelolaan sampah secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Copyrights © 2026