Penelitian ini menganalisis pengaruh kredibilitas food influencer, yang terdiri atas keahlian (expertise), kepercayaan (trustworthiness), dan daya tarik (attractiveness), terhadap citra merek (brand image) dan niat beli (purchase intention) pada konsumen Generasi Z Kiyo Dessert di Kota Makassar. Berlandaskan teori kredibilitas sumber (source credibility), penelitian ini menyoroti meningkatnya ketergantungan konsumen muda pada figur media sosial ketika menilai produk kuliner. Data dikumpulkan melalui survei daring terhadap responden Generasi Z yang pernah terpapar konten food influencer mengenai Kiyo Dessert, kemudian dianalisis menggunakan partial least squares structural equation modeling. Model pengukuran menunjukkan reliabilitas dan validitas yang memadai untuk seluruh konstruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keahlian, kepercayaan, dan daya tarik masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek maupun niat beli, dengan kepercayaan menjadi dimensi yang paling berpengaruh, diikuti daya tarik, kemudian keahlian. Temuan ini menegaskan relevansi persepsi kredibilitas dalam membentuk persepsi merek yang positif serta menumbuhkan minat beli konsumen pada sektor makanan dan minuman. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pelaku usaha kuliner lokal dalam merancang strategi pemasaran berbasis influencer, sekaligus menekankan pentingnya pemilihan influencer yang kredibel dan relevan untuk memperkuat citra merek dan mendorong niat beli konsumen muda.
Copyrights © 2026