Artikel ini membahas peran KH. Mudhofir Ilyas dalam perkembangan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kaliboto pada periode 1990-2019. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana kepemimpinan kiai, strategi dakwah, dan penataan kelembagaan membentuk perkembangan pesantren lokal di wilayah perbatasan Kediri dan Nganjuk. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses konsolidasi pendidikan, ekspansi kelembagaan, serta dampak sosial-keagamaan pesantren bagi masyarakat Kaliboto. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber utama penelitian meliputi dokumen internal pondok, arsip foto, data buku induk santri, data inventaris sarana prasarana, buku perjalanan tokoh, serta wawancara dengan pengurus pesantren, keluarga, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekade 1990-an merupakan fase konsolidasi pendidikan salafiyah dan tata kelola internal, sedangkan periode 2000-2019 memperlihatkan ekspansi pendidikan formal, pertumbuhan jumlah santri, penguatan fasilitas, dan perluasan fungsi pesantren sebagai rujukan moral masyarakat. Kontribusi artikel ini terletak pada penjelasan mikro-historis mengenai kepemimpinan KH. Mudhofir Ilyas sebagai figur yang menghubungkan otoritas keilmuan, keteladanan sosial, dan adaptasi kelembagaan dalam sejarah pesantren lokal.
Copyrights © 2026