Perkembangan teknologi otomasi dalam bidang pertanian mendorong terciptanya sistem irigasi otomatis yang lebih efisien dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pengendalian kelembaban tanah berbasis metode fuzzy logic menggunakan mikrokontroler. Sistem menggunakan sensor soil moisture sebagai input utama dan ditambahkan sensor suhu sebagai variabel tambahan untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan. Kedua variabel tersebut diproses menggunakan metode fuzzy logic untuk menghasilkan output berupa sinyal timer yang mengatur aliran pompa air. Penelitian ini menguji sistem dengan tiga input error dan delta erro (kelembaban) dan satu input (suhu). Hasil menunjukkan bahwa sistem fuzzy dengan tiga input mampu menjaga kelembaban tanah pada kisaran ideal 60–70% dengan respon yang lebih cepat dan stabil. Dengan demikian, metode fuzzy logic dengan penambahan variable feed forward berupa suhu terbukti lebih efektif dalam membantu efisiensi dan kestabilan sistem irigasi otomatis. Kata Kunci—Fuzzy Logic, Irigasi Otomatis, Kelembaban Tanah, Suhu, ESP32, Timer
Copyrights © 2026