Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan implikasi pembentukan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan religiusitas pada siswa Muslim di SMP Santo Yusup Pacet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembentukan nilai-nilai moderasi beragama dilakukan pada dua tingkatan, yaitu tingkat sekolah dan tingkat guru Pendidikan Agama Islam. Pada tingkat sekolah, perencanaan diselaraskan dengan visi dan misi sekolah yang menekankan nilai kemanusiaan dan keberagaman, serta didukung penyediaan fasilitas yang inklusif. Pada tingkat guru, perencanaan diwujudkan melalui penyusunan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi Islam, seperti tasamuh, iātidal, tawazun, dan syura. Pelaksanaan pembentukan nilai moderasi beragama dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan pembiasaan budaya sekolah yang mendukung keberagaman. Implikasi yang dihasilkan tampak pada meningkatnya sikap toleransi, terbentuknya pemahaman keagamaan yang moderat, tumbuhnya sikap saling menghargai, terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis dan inklusif, serta berkurangnya potensi konflik dan diskriminasi berbasis agama. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan religiusitas yang berorientasi pada moderasi beragama mampu membentuk karakter peserta didik yang inklusif, toleran, dan humanis di tengah masyarakat multikultural.
Copyrights © 2026