Transformasi digital menuntut institusi pendidikan untuk mengoptimalkan efisiensi operasional. SD Islam Nurul Karimah di Parung, Bogor, menghadapi kendala tata kelola akibat pemanfaatan sistem yang bersifat sektoral dan terpisah (silos). Masalah utama meliputi konvensionalitas buku induk, keterbatasan akses nilai real-time, risiko tinggi redundansi data tunggakan akibat duplikasi penginputan, serta asimetri informasi bagi wali murid. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Akademik dan Keuangan (SIAK) berbasis web terintegrasi menerapkan konsep Enterprise Information System skala mikro dengan arsitektur basis data terpusat (Database Management System). Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan partisipatif (participatory approach) guna menumbuhkan sense of ownership mitra, yang disinergikan dengan metodologi rekayasa perangkat lunak standar (analisis, perancangan, pengodean, pengujian, implementasi, dan evaluasi). Bimbingan teknis dilakukan interaktif melalui dua pendekatan: pemaparan konsep berbasis Multimedia & Modality Principle (Mayer, 2001) kepada kepala sekolah, guru, dan staf TU, serta pelatihan praktis (hands-on experience) bagi wali murid melalui gawai untuk membangun digital self-efficacy. Program ini berhasil merealisasikan aplikasi SIAK pada infrastruktur hosting sekolah melalui dua subdomain terpisah: siak.nurulkarimah.sch.id (internal manajemen) dan siswa.nurulkarimah.sch.id (akses wali murid). Berdasarkan aspek perceived ease of use dan perceived usefulness (TAM, Davis 1989), implementasi sistem terintegrasi ini berhasil meningkatkan literasi digital staf hingga 85%, memangkas waktu pemrosesan rekapitulasi nilai dan laporan bulanan hingga 70%, serta mengeliminasi risiko kesalahan manusia (human error) secara total. Sistem ini berhasil mentransformasi budaya kerja mitra menuju ekosistem sekolah digital yang modern, transparan, dan akuntabel.
Copyrights © 2026