Stres digital dalam membangun komunitas merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami pengelola komunitas olahraga akibat tingginya kompetisi rekrutmen anggota baru melalui media sosial. Sakha Battle Club (SBC), sebagai komunitas bela diri, memanfaatkan Instagram untuk menjangkau calon anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Camp, Konten Aktivitas Camp, dan Personal Branding Talent terhadap Minat Gabung Anggota di SBC. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei pada 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Skala Likert 1–5. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi berganda berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Minat Gabung Anggota [F(3,96) = 368,869; p < 0,001; R² = 0,920]. Secara parsial, Kualitas Camp merupakan prediktor paling dominan (β = 0,448), diikuti Konten Aktivitas Camp (β = 0,265) dan Personal Branding Talent (β = 0,261). Dengan demikian, kombinasi kualitas program, konten digital autentik, dan personal branding talent dapat menjadi strategi efektif bagi komunitas bela diri dalam meningkatkan minat gabung anggota baru.
Copyrights © 2026