Pengembangan infrastruktur kreatif merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata melalui penyediaan fasilitas yang mendukung kenyamanan, estetika, dan identitas kawasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengembangan dan pembangunan infrastruktur kreatif terhadap peningkatan daya tarik wisata Situ Cibeureum melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Program yang dilaksanakan meliputi pembangunan spot foto kaca cembung, revitalisasi landmark Situ Cibeureum, dan pembangunan gapura kawasan wisata. Metode pelaksanaan diawali dengan observasi lapangan, identifikasi potensi dan permasalahan, koordinasi dengan pengelola wisata dan masyarakat, dilanjutkan dengan pelaksanaan program secara kolaboratif serta evaluasi melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembangunan spot foto kaca cembung mampu meningkatkan pengalaman pengunjung dan mendorong promosi wisata melalui media sosial, revitalisasi landmark berhasil meningkatkan estetika kawasan dan memperkuat identitas destinasi, sedangkan pembangunan gapura memberikan penanda kawasan yang lebih jelas serta meningkatkan citra wisata Situ Cibeureum. Secara keseluruhan, ketiga program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya tarik wisata, memperkuat citra destinasi, serta mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara mahasiswa, pengelola wisata, dan Masyarakat.
Copyrights © 2026