Infeksi HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan keberhasilan terapi antiretroviral (ARV) sangat bergantung pada kepatuhan pasien. Data di Puskesmas Sanggeng Kabupaten Manokwari menunjukkan adanya kesenjangan antara jumlah ODHA yang masuk layanan dengan yang konsisten menjalani terapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat ARV, meliputi pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga, serta menentukan faktor dominan yang memengaruhi kepatuhan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 71 responden ODHA dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk hubungan bivariat serta regresi Poisson robust untuk analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan minum obat ARV sebesar 71,8%. Analisis multivariat mengidentifikasi tiga variabel signifikan yaitu pengetahuan (RP=2,92; p=0,011), sikap (RP=0,75; p=0,015), dan dukungan keluarga (RP=0,70; p=0,047). Pengetahuan baik meningkatkan kepatuhan hampir tiga kali lipat, sedangkan sikap negatif dan dukungan keluarga rendah menurunkan kepatuhan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi edukasi, konseling sikap, dan penguatan dukungan keluarga.
Copyrights © 2026