Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan program prioritas nasional yang bertujuan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi kunci dalam menjamin kualitas dan konsistensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas penerapan SOP pelayanan KIA serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasinya di Puskesmas Kutalimbaru Medan Tuntungan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kepala Bidang Poli KIA, Dokter, Bidan, dan Ibu Hamil. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP KIA di Puskesmas Kutalimbaru belum sepenuhnya efektif. Cakupan pelayanan Antenatal Care (ANC) baru mencapai 80% dari target 90-95%, persalinan oleh tenaga kesehatan 80% dari target 95%, dan kunjungan nifas 80% dari target 90%. Faktor yang mempengaruhi efektivitas meliputi ketersediaan SDM tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, pengetahuan petugas, serta partisipasi masyarakat. Penguatan implementasi SOP, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan KIA.
Copyrights © 2026