Congestive Heart Failure (CHF) merupakan penyakit kronis progresif dengan angka morbiditas, mortalitas, dan rehospitalisasi yang tinggi. Rehabilitasi jantung menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam meningkatkan kapasitas fungsional, kualitas hidup, dan menurunkan angka rehospitalisasi pasien CHF. Namun, kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi jantung masih rendah akibat berbagai hambatan fisik, psikologis, sosial, ekonomi, dan sistem pelayanan kesehatan. Di sisi lain, terdapat berbagai faktor fasilitator yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap rehabilitasi jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan fasilitator kepatuhan rehabilitasi jantung pada pasien CHF berdasarkan evidence penelitian terkini. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar pada rentang tahun 2021–2026 menggunakan kata kunci terkait CHF, cardiac rehabilitation, adherence, barriers, dan facilitators. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi kemudian dilakukan critical appraisal menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Hasil review menunjukkan bahwa kepatuhan rehabilitasi jantung pada pasien CHF dipengaruhi oleh faktor multidimensional yang saling berinteraksi. Hambatan utama meliputi faktor psikologis dan kognitif, sosial-ekonomi, fisik-klinis, logistik dan geografis, serta sistem pelayanan kesehatan. Sementara itu, fasilitator utama mencakup dukungan sosial, pendekatan home-based dan community-based rehabilitation, pemanfaatan teknologi digital dan mHealth, self-efficacy pasien, serta dukungan tenaga kesehatan dan sistem pelayanan.
Copyrights © 2026