Ruptur perineum merupakan perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Ruptur perineum di sebabkan paritas, jarak kelahiran, berat badan bayi, pimpinan persalinan tidak sebagaimana mestinya, ekstraksicunam, ekstraksifakum, trauma alat dan episiotomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan berat badan lahir dengan ruptur perineum persalinan normal pada primigravida di RSUD Datu Pancaitana Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode case control. Populasi dalam penelitian adalah semua Ibu yang bersalin normal primigravida selama tahun 2025 sebanyak 65 Ibu, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 65 Ibu. Hasil analisis univariat di ketahui bahwa dari 65 responden terdapat 12 orang (18,46%) yang memiliki berat badan lahir rendah, terdapat 49 orang (75,39%) yang memiliki berat badan lahir normal,dan terdapat 4 orang (6,15%) yang memiliki berat badan lahir makrosomia. Analisis Bivariat menggunakan Chi-Square (p-value 0,002). Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan ruptur perineum persalinan normal pada primigravida di RSUD Datu Pancaitana.
Copyrights © 2026