Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBINAAN GIZI SEIMBANG BALITA MELALUI KEGIATAN KELAS IBU BALITA DI POSYANDU KELURAHAN POLEWALI Sriwidyastuti Sriwidyastuti; Susilawati Susilawati; Ermawati Ermawati; Sumarni Sumarni; Musdalifah Musdalifah
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Nusantara Hasana Journal, May 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i12.2085

Abstract

Currently, toddlers are among the age group vulnerable to nutritional problems due to malnutrition. Nutritional problems in toddlers can cause short-term and long-term effects on child development, such as impaired brain development, physical growth retardation, decreased immunity, metabolic disorders, and an increased risk of non-communicable diseases. Stunting, wasting, and underweight are related to nutritional status in children. The purpose of this activity is to increase the knowledge of toddler mothers regarding balanced nutrition. The method of community service is balanced nutrition counseling in toddler mother class activities using PowerPoint and banner media. Before the presentation of the material, participants first took a pre-test on balanced nutrition and continued with material delivery and evaluation through a post-test. The results of community service activities through counseling showed an increase in knowledge of toddler mothers about balanced nutrition. This community service activity was carried out as an effort to increase mothers' awareness in providing a nutritious menu for the growth and development of toddlers.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) di UPT Puskesmas Ulaweng Susilawati Susilawati; Sumarni Sumarni; Sriwidyastuti Sriwidyastuti; Ermawati Ermawati
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 7 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i7.6604

Abstract

Maternal nutritional status plays an important role in the continuity and success of a pregnancy. The role of nutritional adequacy is very vital, starting from the first trimester of pregnancy until the first thousand days of life calculated from 270 days to 730 days of pregnancy, and the golden period when it influences the growth and development of children. Chronic energy deficiency (CED) in pregnant women is one of the nutritional problems that can impact the health of both the mother and the fetus. Pregnant women with CED are at risk of giving birth to Low Birth Weight (LBW) babies who have the potential to die, impaired growth and development of children. Lack of knowledge of pregnant women about nutrition affects maternal behavior, including in choosing foods to fulfill nutrition, thus causing a lack of nutritious food during pregnancy that can cause CED in pregnancy. The purpose of this study is to determine the relationship between pregnant women's knowledge about nutrition and the incidence of chronic energy deficiency. The research method used is quantitative with the Cross Sectional Study Survey method. The population in this study were all pregnant women in their first and second trimesters in the Ulaweng Community Health Center working area from January to May 2024, totaling 42 people with a sample size of 31 people determined using the Probability Sampling technique with Purposive sampling type. The instrument in this study used a questionnaire. The analysis used was the Chi-square test. The results showed that there was a relationship between pregnant women's knowledge about nutrition and the incidence of chronic energy deficiency, which was indicated by a p value = 0.001 <α = 0.05. The conclusion of this study is that the better the knowledge of pregnant women about pregnancy nutrition during pregnancy, the lighter the incidence of chronic energy deficiency (CED).
Hubungan Berat Badan Lahir Dengan Ruptur Perenium Persalinan Normal Pada Primigravida Di RSUD Datu Pancaitana Tahun 2025 Susilawati Susilawati; Sumarni Sumarni; Sriwidyastuti Sriwidyastuti; Ermawati Ermawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59506

Abstract

Ruptur perineum merupakan perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Ruptur perineum di sebabkan paritas, jarak kelahiran, berat badan bayi, pimpinan persalinan tidak sebagaimana mestinya, ekstraksicunam, ekstraksifakum, trauma alat dan episiotomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan berat badan lahir dengan ruptur perineum persalinan normal pada primigravida di RSUD Datu Pancaitana Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode case control. Populasi dalam penelitian adalah semua Ibu yang bersalin normal primigravida selama tahun 2025 sebanyak 65 Ibu, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 65 Ibu. Hasil analisis univariat di ketahui bahwa dari 65 responden terdapat 12 orang (18,46%) yang memiliki berat badan lahir rendah, terdapat 49 orang (75,39%) yang memiliki berat badan lahir normal,dan terdapat 4 orang (6,15%) yang memiliki berat badan lahir makrosomia. Analisis Bivariat menggunakan Chi-Square (p-value 0,002). Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan ruptur perineum persalinan normal pada primigravida di RSUD Datu Pancaitana.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Pubertas dengan Sikap Menghadapi Perubahan Fisik pada Remaja Putri Di SMAN 27 Bone Sriwidyastuti Sriwidyastuti; Ermawati Ermawati; Susilawati Susilawati; Musdalifah Musdalifah
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5967

Abstract

Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan kematangan fungsi seksual. Masa pubertas juga merupakan masa dimana anak mengelola emosi seperti kecemasan yang dirasakan. Untuk mengurangi kecemasan pada remaja saat menghadapi masa pubertas diperlukan peran orang tua maupun guru disekolah untuk memberikan informasi yang benar tentang kondisi perubahan pada masa- masa remaja. Kesehatan reproduksi saat ini masih menjadi hal tabu di kalangan remaja. Hal ini menyebabkan banyak masalah terkait kesehatan reproduksi remaja muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja awal tentang pubertas dengan sikap menghadapi perubahan fisik remaja di SMAN 27 Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 52 responden. Berdasarkan  hasil uji statistik didapatkan nilai nilai  p = 0,034 < 0.05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang pubertas dengan sikap menghadapi perubahan fisik pada remaja putri. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi sikap antara lain pengetahuan, semakain tinggi pengetahuan akan semakin baik sikap yang ditunjukkan orang tersebut, sebaliknya bila pengetahuan rendah maka terbentuk sikap yang negatif. Pengetahuan dapat terbentuk dari pengalaman pribadi, maka pengalaman pribadi juga salah satu factor terbentuk sikap seseorang. Saran dalam penelitian ini agar dapat meningkatkan program pendidikan kesehatan kepada remaja khususnya tentang kesehatan reproduksi.
Hubungan Pekerjaan Ibu Hamil Terhadap Motivasi Untuk Melakukan Kunjungan Antenatal Care di PMB Hj. Nurhaeda,S.ST.,M.Kes Tahun 2024 Susilawati Susilawati; Sriwidyastuti Sriwidyastuti; Ermawati Ermawati; Sumarni Sumarni
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.7943

Abstract

Motivasi ibu hamil untuk melakukan kunjungan Antenatal Care dapat dapat dipengaruhi beberapa faktor yaitu seperti pekerjaan karna terdapat banyak ibu hamil yang tidak rutin memeriksakan kehamilannya karena sibuk menjadi wanita karir, ANC adalah pelayanan pemeriksaan rutin ibu hamil untuk mengetahui keadaan ibu dan janin selama 9 bulan lamanya, kunjungan ANC diharapkan dapat menurunkan resiko tinggi kematian ibu dan janin baik itu di Negara Indonesia maupun secara internasional. Pekerjaan merupakan aktifitas individu di luar pekerjaan rumah tangga, namun beberapa ibu hamil yang memiliki pekerjaan di luar rumah atau memilih menjadi wanita karir. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pekerjaan ibu hamil terhadap motivasi untuk melakukan kunjungan ANC di PMB HJ. Nurhaedah,S.ST.,M.Kes Kabupaten Bone Tahun 2024. Dalam penelitian ini terdapat 30 Populasi,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey Analitik dengan teknik Random Sampling dimana terdapat 30 responden yang didapat dari Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 30 responden, yang menyatakan bekerja sebagai IRT sebanyak 24 orang terdapat 22 orang (73.3%) yang memiliki kunjungan ANC baik dan terdapat 2 orang (6.6%) yang memiliki kunjungan ANC kurang, dan yang menyatakan bekerja sebagai Wanita Karir sebanyak 6 orang, terdapat 2 orang (6.6%) yang memiliki kunjungan ANC baik dan terdapat 4 orang (13.3%) yang memiliki kunjungan ANC kurang. Kesimpulan peneliti yaitu Terdapat hubungan yang signifikan pekerjaan ibu hamil terhadap motivasi untuk melakukan kunjungan ANC, hasil uji statistic Chish-quare p= 0.001 (<0.005)