Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering menimbulkan gangguan rasa nyaman, seperti tengkuk tegang, kepala terasa berat, lemah, sulit tidur, dan gangguan aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta Posbindu PTM Desa Lebanu dalam menerapkan teknik nonfarmakologis untuk mengatasi gangguan rasa nyaman akibat hipertensi. Metode pelaksanaan berupa edukasi kesehatan berbasis praktik melalui apersepsi, penyuluhan, diskusi, demonstrasi, redemonstrasi, evaluasi lisan, observasi keterampilan, kunjungan rumah, dan rencana tindak lanjut monitoring kader. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Mei 2025 di Gereja Desa Lebanu, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, dengan jumlah peserta 45 orang. Hasil pemeriksaan menunjukkan 42 peserta atau 93,33% teridentifikasi hipertensi. Setelah kegiatan, pengetahuan peserta tentang keluhan hipertensi meningkat dari 33,33% menjadi 100%, penyebab hipertensi dari 15,56% menjadi 86,66%, pengendalian hipertensi dari 11,11% menjadi 82,22%, dan terapi nonfarmakologis dari 0% menjadi 100%. Seluruh peserta atau 100% mampu mempraktikkan relaksasi napas dalam, perendaman kaki menggunakan air hangat, dan akupresur. Respons subjektif peserta juga menunjukkan perubahan dari tengkuk tegang, kepala agak berat, dan lemah/loyo menjadi dada terasa lebih lega, kepala lebih ringan, rasa mengantuk berkurang, dan tubuh terasa lebih segar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis demonstrasi dan redemonstrasi efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan perawatan mandiri untuk mengatasi gangguan rasa nyaman akibat hipertensi. Terapi nonfarmakologis ini bersifat komplementer dan perlu dilanjutkan melalui monitoring kader serta kontrol tekanan darah secara berkala.
Copyrights © 2026