Masyarakat desa dalam menyambut bulan Ramadan sering menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatnya perilaku konsumtif, kurangnya pengelolaan hati dalam menjaga ketenangan jiwa, serta rendahnya pemahaman tentang prinsip ekonomi syariah dalam mengatur keuangan dan kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat belum mampu mempersiapkan Ramadan secara optimal, baik dari aspek spiritual maupun ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen hati dan peningkatan kesadaran ekonomi syariah agar Ramadan dapat disambut dengan lebih bijak, tenang, dan penuh keberkahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan manajemen hati guna mempersiapkan kondisi mental dan spiritual masyarakat agar ibadah berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran ekonomi syariah dalam aktivitas finansial selama Ramadan. Kegiatan dilaksanakan kepada warga Desa Terusan Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi manajemen hati dan ekonomi syariah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Umpan balik peserta juga digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan perubahan sikap masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga yang ditandai dengan kenaikan total jawaban benar dari 248 pada pre-test menjadi 304 pada post-test, atau meningkat sebesar 22,58%. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan hati, pengendalian perilaku konsumtif, serta pemahaman prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong perubahan perilaku yang lebih bijak, tenang, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Copyrights © 2026